jump to navigation

Skenario Terbaru Terorisme Indonesia, Inteligent Asing Bermain Februari 17, 2010

Posted by mksabad in Uncategorized.
Tags:
trackback

Oleh Arif Hidayat

Pengeboman Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton Jum’at (17/7) merupakan rangkaian pengeboman di Indonesia yang sampai saat ini belum juga ditemukan akar permasalahannya oleh aparat hukum dan  dunia intelegent Indonesia.

Kemunduran daya indus dunia intelegent Indonesia bisa dilihat dari pernyataan presiden sesaat setelah bom meledak yang menegaskan Bom kuningan terkait dengan  sekelompok orang yang tidak menerima hasil pilpres.

Sangat menarik jika kita menelusuri data-data lama yang membahas dunia intelegent terutama yang terkait dengan persoalan terorisme di Indonesia. Pandangan beberapa anggota komunitas intelegent yang indentitas mereka disamarkan sebenarnya dapat memberi gambaran betapa kompleksnya masalah terorisme di Indonesia.

Pandangan serupa dengan angggota kemunitas intelegent juga bisa kita dapatkan dari Umar Abduh mantan tapol Anggota Jama’ah Imran.

Menurut Umar Faksi JI radikal itu dipegang oleh Hambali, Zulkarnaen, Dulmatin. Azahari kan sudah diketahui bahwa dia adalah anggota Intelejen Polisi Diraja Malaysia. Dia dulu pernah sekolah intelejen di MI-6 (Sekolah Intelejen di Inggris) selama satu tahun. Jadi JI yang radikal ini dikendalikan oleh para intelejen dan mengepung JI yang berfaksi lainnya.

Diakui oleh Umar telah terjadi konspirasi global, seperti Al Faruq dan sebagainya. Mereka itu

memiliki tingkat konspirasi mulai dari tingkat Asean sampai dunia. Negara yang mengendalikan mereka di antaranya MI-6, Italia, Belanda, dan semua negara di Asean. Imamnya intelejen ini kan Vatikan. Di sana ada sekolah khusus un¬tuk intelejen. Semuanya sekolah intelejen itu kiblatnya Vati¬kan. CIA juga mengarah ke Vatikan.

Zulkarnain itu adalah komandan Azahari di seluruh Asia Tenggara. Maka kalau dilihat dari segi ini, posisi Azahari itu sebagai apa? Dulu itu Azahari itu sama sekali tidak punya nama. Bahkan dia berada di bawah Mantikinya Nasir Abbas. Demikian juga dengan Noordin M Top. Lalu bagaimana pola hubungannya, bila Azahari adalah Intel dari Diraja Malaysia dan pernah sekolah intelejen di Inggris? ( lihat FORUM KEADILAN: No. 31, 4 Desember 2005, hal. 26-31 )

Keterlibatan Intelegent asing juga diperkuat dengan diskusi dalam sebuah blog intelegent

indonesia yang digagas oleh seorang Intelegent Senior dengan sandi senopati wirang.

Dalam diskusi yang telah di onlinekan tanggal 16 Juni 2007 lalu dengan judul “Skenario

Terbaru Terorisme Indonesia”, terungkap secara gamblang kedudukan dan skenario terbaru terorisme yang akan diterapkan di Indonesia, dan skenario ini setidaknya terbukti dalam

1 / 5


Skenario Terbaru Terorisme Indonesia, Inteligent Asing Bermain

Oleh Arif Hidayat

Sabtu, 25 Juli 2009 07:22 – Terakhir Diupdate Rabu, 29 Juli 2009 09:55

pengemboman di dua hotel bergengsi di wilayah Kuningan Jakarta.

Berikut transkrip lengkap diskusi para pelaku intelegent dalam blok I-I.

Skenario Terbaru Terorisme Indonesia

Oleh senopati wirang

Watak hangat-hangat tahi ayam Indonesia sangat dipahami oleh mayoritas pengamat

Indonesia (Indonesianis). Hal ini tentu saja dipahami sepenuhnya oleh intelijen asing yang menjadikan Indonesia sebagai tempat bermain yang menyenangkan. Baik dari sisi kerjasama maupun upaya merubah wajah Indonesia semuanya menyenangkan.

Dalam menghadapi masalah terorisme, sudah mulai tampak tanda-tanda kembali pada posisi normal, dimana masalah terorisme dianggap hal yang kurang penting oleh sebagian besar bangsa Indonesia. Tidak lebih dari urusan kriminal sejumlah pelaku yang dicitrakan sebagai kelompok Islam garis keras. Hal itu tentu sangat mengkhawatirkan bagi pihak yang berkepentingan mengangkat kembali msalah terorisme sebagai masalah paling penting di negara ini.

Padahal masalah pembangunan pertanian dan industri serta sejumlah bencana besar seharusnya menjadi prioritas utama di negara ini.

Akan sia-sia upaya pemeliharaan ancaman teroris di Indonesia bila tidak ada lagi ledakan, dan yang ada hanya kejar-kejaran sperti Tom and Jerry yang sudah tahu persis dimana, bagaimana dan bilamana dilakukannya.

Terkait dengan adanya rencananya kelanjutan perang melawan teror yang dimotori AS, maka Blog I-I menghimbau kewaspadaan publik atas ancaman bom yang mungkin akan terjadi lagi mulai saat ini sampai masa pemilu 2009. Tujuannya jelas untuk membela pandangan bahwa terorisme masih ada dan sangat berbahaya di Indonesia.

Blog I-I sudah hampir putus harapan dengan komunitas intelijen nasional dan khususnya

Kepolisian yang sangat main-main dengan upaya penuntasan gerakan teroris. Semua senang bila ada dana segar untuk kegiatan, sementara sasaran pelaku teror sudah ada di tangan.

Namun ada secercah cahaya karena Blog I-I berhasil mendeteksi sejumlah jaring intelijen yang cukup baik dan bekerja secara ideal dalam mengungkap keseluruhan skenario terorisme di Indonesia.

Satu hal yang perlu diperhatikan oleh Tim Kontra Teroris Indonesia adalah bahwa akan terus ada kejutan di luar daftar yang sudah dimiliki. Kejutan itu mau tidak mau akan berbentuk ledakan. Ini bisa terjadi karena musuh sesungguhnya bukanlah sesama bangsa Indonesia yang

2 / 5


Skenario Terbaru Terorisme Indonesia, Inteligent Asing Bermain

Oleh Arif Hidayat

Sabtu, 25 Juli 2009 07:22 – Terakhir Diupdate Rabu, 29 Juli 2009 09:55

terpengaruhi untuk melakukan tindakan teror, melainkan the puppet master yang bergerak di belakangnya.

Akar Terorisme di Indonesia adalah masuknya agen-agen yang memusuhi Islam serta

mengarahkan para alumni Mujahid untuk melakukan tindakan teror. Mengapa Blog I-I sangat yakin, hal ini tampak dari fakta bahwa para Mujahid asal Indonesia pada umumnya adalah orang-orang sederhana yang ingin mengabdikan hidupnya untuk tegaknya agama Islam.

Sangat tidak benar, bahwa Mujahid Indonesia adalah orang miskin dan berpendidikan rendah.

Hal ini adalah propaganda musuh Islam yang sengaja masuk dalam bentuk informasi

menyesatkan. Lihat sendiri bagaimana kondisi pejuang asal Indonesia di sebagian wilayah Timur Tengah, mereka adalah orang-orang yang tidak mabuk harta seperti kebanyakan pemimpin di negeri ini.

Sekali lagi, kelemahan mereka justru pada lemahnya kewaspadaan bahwa mereka diperalat oleh agen-agen penyusup untuk merubah sikap tegas dalam memegang ajaran Islam menjadi gerakan teroris. Alasan berupa teror satu-satunya jalan karena jalan lain sudah tertutup oleh kapitalisme global adalah rayuan yang cukup berhasil. Apalagi bila dihadapkan dengan fakta betapa kuatnya AS dan sekutunya, dan tragedi WTC adalah pemicu untuk aktifnya hamper seluruh sel di dunia. Padahal sel-sel tersebut sudah dalam genggaman intelijen, termasuk di Indonesia. Adalah soal pilihan untuk segera menghancurkan atau menjadikannya mainan.

Dari berbagai arah CIA membidik serta menghangatkan suasana perang melawan teror di

Indonesia. Itulah mengapa BIN pernah memberikan peringatan kepada CIA bahwa BIN tahu gerakan mereka melalui salah satu agennya, lihat Sidney Jones . Lihat juga Why Sidney Jones . Hal ini menjadi semakin menarik bila kita berkunjung ke indymedia

.

Namun kemudian terjadi kesepahaman dengan rejim SBY untuk memerangi terorisme dari berbagai arahnya.

Saran dari Blog I-I, selidiki akar terorisme dengan pengungkapan seluruh jaringnya termasuk infiltran yang mendorong alumni Mujahidin untuk melakukan tindakan teror.

Hal yang sangat ditakuti adalah apabila seluruh elemen Islam garis keras maupun moderat semua sadar dengan permainan intelijen ini, sehingga terbuka dialog yang lebih baik. Namun saat ini sudah ada upaya pembentukan konflik antara Islam berorientasi internasional dengan Islam asli Indonesia (NU & Muhammadiyah), sehingga Islam di Indonesia tidak akan pernah kuat. Hal cukup menarik adalah semakin kuatnya pengaruh propaganda liberalisme Islam yang 3 / 5

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: